Pardi mengaku mendapatkan informasi mengenai cucunya dari teman-teman sekolahnya. Dia langsung menuju Puskesmas Pulokulon. Sementara orang tua korban, Sutiyo dan Kiswati, tengah bekerja sebagai buruh di Kota Medan. “Saya ke puskesmas, ternyata dia sudah meninggal,” ujarnya.
Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Jenazah korban kemudian dibawa dari puskesmas ke kamar mayat RSUD Dokter Soedjati Purwodadi Grobogan untuk divisum. Kini, polisi tengah mencari teman korban yang diduga memukul Dimas Angga hingga terjatuh dari motor dan tewas.
Hingga Selasa sore tadi, polisi belum memberikan keterangan mengenai kasus ini. Polisi belum memastikan motif pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku. Namun, dugaan sementara berawal dari saling ejek sehingga membuat pelaku tidak terima dan menganiaya korban.