Pandemi Covid-19, Pelanggaran Intoleransi di Indonesia Meningkat

Quadiliba Al-Farabi
ilustrasi toleransi tokoh lintas agama. (dok iNews)

JAKARTA, iNews.id Pelanggaran terhadap Kebebasan Beragama/Berkeyakinan (KBB) di Indonesia tahun 2020 mengalami peningkatan. Hal itu berdasar laporan riset dari Setara Institute 

"Sepanjang tahun 2020, dari sisi tindakan terdapat 422 pelanggaran, melonjak tajam dibanding sebelumnya (2019) yang hanya 327 pelanggaran," kata Direktur Riset Setara Institute Halili, Selasa (6/4/2021).

Sementara dari angka tersebut, pelanggaran dalam bentuk peristiwa mengalami penurunan dari 200 peristiwa pada 2019 menjadi 180. Meski begitu, Halili menilai angka ini masih dalam kategori tinggi.

Dia mengatakan, bentuk-bentuk pelanggaran di 2020 didominasi dengan tindak diskriminatif dan intoleransi. Pandemi Covid-19, menurutnya, justru menjadi lahan subur bagi berkembangnya dua hal ini.

"Dengan peralihan serba internet, sebagian besar (pelanggaran) didorong oleh aktivitas virtual. Tak hanya itu, banyak kasus yang menjadikan Covid-19 sebagai kedok," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran

57 tahun lalu

Dubes Belanda Temui Jokowi di Solo, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Kaleidoskop 2025: 10 Bencana Alam Paling Mematikan di Indonesia, Renggut Ribuan Jiwa

57 tahun lalu

Aceh Surati 2 Lembaga PBB, Minta Ikut Terlibat Pemulihan Pascabencana Banjir-Longsor

57 tahun lalu

Gelar Sholawat Kebangsaan, Menag: Indonesia Kuat karena Kerukunan Umat Terjaga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal