Pandemi Covid-19, Imunisasi Cara Efektif Cegah Pneumonia pada Anak

Ahmad Antoni
Ketua Tim Pengerak PKK Provinsi Jawa Tengah Atikoh Suprianti dalam video edukasi bahaya pneumonia pada anak yang disampaikan secara daring, Selasa (12/1/2021). (Istimewa)

Bagi anak-anak, katanya, pneumonia bisa terjadi pada siapa saja, karena anak-anak merupakan salah satu kelompok yang berisiko tinggi terkena penyakit ini. Semua itu tentu tak lepas dari sistem kekebalan tubuh yang masih lemah.  “Di sinilah peran seorang Ayah juga memiliki andil besar dalam mengambil keputusan dan panutan di keluarga,” katanya.

Sementara, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jateng Dr. dr. Fitri Hartanto, Sp.A(K) mengatakan, pneumonia begitu berbahaya karena menyerang saluran nafas. Proses penularannya pun bisa ditulari orang lain maupun ketika menghirup bahan berbahaya. 

“Langkah pencegahannya tentu bisa dilakukan secara umum melalui ASI, makanan pendamping ASI dan perbaian gizi, serta pencegahan spesifik lewat vaksin imunisasi,” katanya.

Imunisasi pneumonia yang harus dilaksanakan sebanyak tiga kali dalam setahun, bisa menjadi barisan pertahanan bagi anak-anak untuk terhindar dari serangan bakteri maupun virus yang membuat anak terpapar pneumonia.

Selain imunisasi wajib, ada juga imunisasi pilihan yang dibutuhkan masyarakat, termasuk imunisasi pneumonia ini. 

Menurut hasil Survey Sosial Demografi Dampak Covid19 di Provinsi Jawa Tengah tahun 2020 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng, tercatat sekitar 18,4% dari 10.570 responden warga di Jawa Tengah yang disurvei saat ini memiliki pendapatan rumah tangga di atas Rp4,8 juta. Dengan kemampuan ekonomi tersebut, artinya imunisasi pilihan seperti pneumonia pelaksanaannya memungkinkan dilakukan secara mandiri. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan Pikap Bawa 16 Penumpang di Sumedang, Korban Bergeletakan

57 tahun lalu

Balita 2 Tahun di Balikpapan Jatuh ke Parit Depan Rumah, Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

57 tahun lalu

Geger! Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Teras Rumah Warga Sragen

57 tahun lalu

Kronologi 2 Pelajar SMA Pemalang Hilang saat Latihan Dayung hingga Ditemukan Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal