Makanan yang dijual adalah papeda atau pati puyuh dadar. Yakni makanan yang terbuat dari tepung kani, dituangkan ke wajan dan diberi telur puyuh, lalu digulung dengan tusuk bambu. Aneka rasa disediakan, seperti pedas, asin, manis, gurih, balado dan lainnya.
Harganya juga yang sangat terjangkau, Rp1.500 per tusuk. Para pembeli biasanya membeli lebih dari satu tusuk. Bahkan tak jarang diborong puluhan tusuk. Dalam sehari, dirinya mendapatkan penghasilan Rp100.000 hingga Rp200.000.
Uang diperoleh untuk menambah penghasilan keluarganya. Suaminya, Nur Khayak juga berjualan bakso kecil keliling kampung. Saat berjualan malam hari, kedua anaknya yang masih SD bersama sang ayah menunggu ibunya pulang jelang dini hari.
Salah satu anak, Jihan yang menjadi pelanggan mengaku senang dengan kehadiran penjual jajanan ala kuntilanak di kampungnya. Suara cekikikan Lia yang khas justru ditunggu-tunggu. Para pembeli senang karena juga mendapat hiburan gratis.
Tidak ada anak-anak atau pembeli yang takut meski penampilannya menyeramkan. Penampilan Lia yang berpakaian seperti hantu sering dijadikan ajang selfie dan update status di media sosial (medsos).