Paguyuban Warga Solo Tolak Gibran Maju Jadi Calon Wali Kota, Ini Alasannya

Septyantoro
Ketua Paguyuban Warga Solo Peduli Pemilu, Johan Syafaat Mahanani menunjukkan surat penolakan Gibran maju di Pilwalkot Solo. (Foto: iNews/Septyantoro)

SOLO, iNews.id – Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Paguyuban Warga Solo Peduli Pemilu menolak pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wali kota pada Pilwalkot Solo 2020.

Penolakan elemen warga itu diungkapkan dengan mengirimkan surat keberatan pencalonan putra sulung Presiden Jokowi itu sebagai calo Wali Kota Solo ke sejumlah partai politik (parpol) di Solo termasuk ke PDIP tempat Gibran mendaftarkan diri.

Surat penolakan pencalonan Gibran oleh Paguyuban Warga Solo Peduli Pemilu itu berisikan enam poin. Salah satu bunyinya yakni, “Kami keberatan atas rencana Gibran Rakabuming Raka yang hanya meminta hak dipilih sementara dia tidak mau menggunakan hak memilih”.

Ketua Paguyuban Warga Solo Peduli Pemilu, Johan Syafaat Mahanani mengatakan, keberatan warga dengan pencalonan Gibran ini karena pada Pilwalkot Solo 2015, Gibran tidak menggunakan hak suaranya alias golput.

“Dia (Gibran) tidak melakukan kewajibannya pada 2015 sebagai warga negara untuk menggunakan hak pilihnya. Dia (Gibran) kan tokoh masyarakat semestinya memberi contoh,” katanya.

Karena itu, Johan meminta agar Gibran menggunakan hak suaranya terlebih dulu di Pilawalkot Solo 2020, setelah itu baru menggunakan haknya untuk dipilih pada 2025.

Sebelumnya, Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka direncanakan mengambil formulir pendaftaran bakal calon wali kota (cawalkot) Solo di Kantor DPD PDIP Jateng, Semarang, Kamis (12/12/2019). Gibran tidak sendirian. Pengusaha catering Chilli Pari itu akan dikawal sekitar 1.000 relawan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gibran Akan Dikawal 1.000 Orang saat Daftar Cawalkot Solo di Kantor PDIP Jateng

57 tahun lalu

Dukung Gibran Maju Pilwalkot Solo, Ratusan Warga Gelar Aksi Tanda Tangan

57 tahun lalu

Momen Wapres Gibran Tinjau Langsung Keberangkatan Jemaah Haji di Bandara Juanda

57 tahun lalu

Identitas Jemaah Haji Meninggal di Tanah Suci, Rodiah Asal Solo

57 tahun lalu

Wapres Gibran Kunjungi Papua, Tinjau Infrastruktur di Nabire hingga Timika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal