Sementara akademisi Monash University Australia Mulyoto Pangestu PhD memaparkan kondisi industri peternakan di Australia saat ini. Menurutnya, industri peternakan di Australia relatif stabil dan tidak terpengaruh pandemi Covid-19.
“Distribusi dan pemasaran domestik tetap berjalan seperti biasa, termasuk juga industri hulu, hilir dan pendukung,” ujarnya.
Sistem pertanian yang padat alat dan mekanisasi menjadikan kasus Covid-19 hampir tidak ada di daerah-daerah pertanian. Pemerintah Australia menjaga kelangsungan produksi dan penyediaan produk pertanian.
“Yang terpengaruh memang ekspor. Ada penurunan jumlah ekspor, terutama ke China,” ujarnya.
Rayudika Patindra Purba PhD dari Suranaree University of Technology, Thailand mengatakan, kondisi di Thailand relatif sama dengan di Australia. Pandemi Covid-19 di Negeri Gajah Putih yang relatif terkendali menjadikan industri peternakan tak terlalu terpengaruh.