Negatif Virus Korona, Pasien di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta Dipulangkan

Sindonews
Priyo Setyawan
Dokter spesialis paru konsultan RSUP Dr Sardjito, Ika Trisnwati (kiri) menyatakan tetap akan memantau pasien dewasa yang telah dinyatakan negatif virus corona, Kamis (30/1/2020). (Foto: SINDOnews)

Ika menegaskan, agar tidak muncul keresahan di masyarakat, pasien yang diduga terinfeksi virus korona harus memiliki klinis phenemoni atau infeksi paru. Bila memiliki riwayat ini, maka harus diwaspadai. Untuk pasien dengan gejala batuk, demam, dan pilek secara klinis bisa diidentifikasi, apakah masuk dalam kriteria pemantauan atau dalam pengawasan (suspect). Bagi yang masuk kriteria suspect harus dimonitor, yaitu yang memiliki infeksi paru.

"Tetapi selama tidak ada phenomia, maka tidak perlu resah. Jadi kasus ini dalam pemantauan," katanya.

Kepala Humas dan Hukum RSUP Dr Sardjito Banu Hermawan menambahkan, dengan hasil lab negatif tersebut, maka Sardjito dan Yogyakarta aman dari virus korona. Untuk itu, dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir dan resah.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

57 tahun lalu

Kronologi Gadis Indramayu Jadi Korban TPPO di China, Dijanjikan Kerja Restoran

57 tahun lalu

WNA China Rampok Rumah Mewah di Bogor Pakai Topeng Lionel Messi, 2 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal