Muncul Suara Gemuruh dari Puncak Gunung Merapi, Ini Asalnya

Sindonews
Ary Wahyu Wibowo
Pemantauan Gunung Merapi melalui CCTV di pos pemantauan di Kecamatan Selo, Boyolali, Selasa (10/11/2020). (Ary Wahyu Wibowo, Sindonews)

BOYOLALI, iNews.id - Suara gemuruh dari puncak Gunung Merapi yang didengar warga Dukuh Stabelan, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali diperkirakan dari guguran atau gesekan celah celah yang terkena tekanan. Guguran berasal dari material lama, di tebing-tebing yang dulu terbentuk.

Petugas Seksi Gunung Merapi, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Juliyanto Wibowo mengatakan, petugas pengamat yang melakukan pengukuran Electronic Distance Measurement (EDM) di Dukuh Stabelan juga mendengar suara gemuruh.

“Itu bisa dari guguran, kemudian dari gesekan celah celah yang terkena tekanan juga bisa terjadi suara gemuruh,” kata Juliyanto Wibowo saat ditemui di pos pengamatan Gunung Merapi di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Selasa sore (10/11/2020).

Dia menegaskan bahwa guguran berasal dari material lama, dari lava 1998 dan 1948.

"Itu proses produk erupsi tahun itu, jadi belum dari magma yang keluar dari bumi," katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Arah Barat Daya

57 tahun lalu

Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Tinggi, Warga Diminta Waspadai Awan Panas

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 2 Korban Tewas Banjir Lahar Merapi di Magelang Jateng

57 tahun lalu

2 Korban Banjir Lahar Merapi di Magelang Belum Ditemukan, Polisi Terjunkan Anjing K-9

57 tahun lalu

Banjir Lahar Hujan Merapi di Magelang, 4 Warga Hilang Terseret Arus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal