Muncul Gerakan Tolak Bayar Pajak Kendaraan usai Naik 16 Persen, Ini Respons Bapenda Jateng

iNews TV
Tangkapan layar seruan gerakan menolak bayar pajak kendaraan di Jawa Tengah setelah naik hingga 16 persen. (Foto: iNews)

Dia meyakini keresahan warga dan isu gerakan tolak bayar pajak akan mereda setelah kebijakan diskon kembali digulirkan. Jika pada tahun 2025 diskon yang diberikan mencapai 13 persen, pada tahun 2026 ini rencananya Pemprov Jateng memberikan diskon sebesar 5 persen.

Masrofi berharap masyarakat tetap patuh membayar pajak karena hasil dari pajak kendaraan tersebut akan dikembalikan untuk pembangunan infrastruktur dan layanan publik di wilayah Jawa Tengah.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Negara Ini Jadi Surga Pemilik Mobil Mewah, Bebas Pajak

57 tahun lalu

Tampang Para Tersangka Kasus Korupsi Pajak, Termasuk Kepala KPP Jakarta Utara

57 tahun lalu

Pegawai Samsat Lubuklinggau Dipecat Usai Viral Dugaan Pungli

57 tahun lalu

Viral Warga Keluhkan Biaya Pajak Kendaraan di Samsat Lubuklinggau, Ini Penjelasannya

57 tahun lalu

Pemutihan PKB Jatim 2025: Hapus Peluh Driver Ojol dan Kelompok Tak Mampu 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal