"Jadi kalau boleh ngenyang (menawar), kepengennya sih masih ada Pak Ganjar. Tapi kan tidak bisa, karena terhalang regulasi. Tapi saya yakin, Pak Ganjar akan tetap mengabdi pada masyarakat," ujarnya.
Selama memimpin Jateng, masyarakat lanjut Nida merasa seperti tuan sendiri. Penyederhanaan program dan regulasi dilakukan demi memudahkan pelayanan pada masyarakat.
"Ada banyak program pak Ganjar sampai ke desa kami, kaitannya infrastruktur. Tapi yang saya rasakan penyederhanaan regulasi pada masyarakat. Sebagai Kades saya sangat senang, karena masyarakat memang sekarang inginnya serba cepat dan praktis. Tidak ribet," katanya
Hal senada disampaikan Sulistyanto, Kades Seloboro Salam. Menurutnya, selama dipimpin Ganjar, kades di Jateng merasa nyaman.
"Soalnya setiap ada permasalahan di masyarakat, beliau selalu cepat tanggap menyelesaikan. Misalnya, ada laporan warga rumahnya tidak layak huni, dilaporkan ke Pak Ganjar langsung diperbaiki," ujarnya.