Minim Posko Kesehatan, Korban Banjir di Grobogan Terpaksa Beli Obat Sendiri

Rustaman Nusantara
Korban banjir di Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan yang bertahan di rumah. Foto: iNews TV/Rustaman Nusantara.

GROBOGAN, iNews.id - Banjir yang merendam ribuan rumah di Kabupaten Grobogan sampai kini belum surut. Warga yang terserang penyakit banyak yang mencari obat sendiri karena minimnya posko kesehatan di lokasi banjir.

Hujan deras yang mengguyur Desa Lemahputih dan Karangsari di  Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan pada Minggu (8/1/2023) malam membuat banjir semakin tinggi.

Pada Senin (9/1/2023) pagi, ketinggian banjir ada yang mencapai 1 meter lebih. Sejumlah warga masih bertahan di rumah karena harta benda dan ternak tidak bisa dievakuasi akibat terjebak ketinggian air. 

Warga mengaku selama 11 hari terendam banjir, aktivitas terhenti dan nyaris tidak bisa bekerja. Minimnya posko banjir dan dapur umum membuat warga kesulitan memperoleh makanan. 

Stok makanan di masing-masing rumah mulai menipis dan sebagian sudah habis. Warga terpaksa keluar masuk banjir untuk membeli stok makanan sendiri di luar. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

Antre Kupon Daging Kurban di Masjid Simpang Lima Purwodadi, Ribuan Warga Saling Dorong

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Pecatan Polisi Jadi Penipu di Grobogan, Bawa Kabur Mobil Warga Modus Bukti Transfer Palsu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal