Meriah, Warga Brasil dan Kolombia Ikut Festival Balon Udara Tradisional Wonosobo

Didik Dono
Wonosobo kembali menjadi pusat perhatian dengan Festival Balon Udara Tradisional yang semakin dikenal luas, bahkan hingga mancanegara. (Foto: Didik Dono).

Langkah ini diambil untuk mencegah balon terlepas bebas, yang dapat mengganggu penerbangan pesawat.

Festival yang berlangsung selama tujuh hari ini menargetkan mampu menarik hingga 300.000 wisatawan, dengan rata-rata 40.000 pengunjung setiap harinya. 

Puncak acara akan dilangsungkan di Alun-Alun Wonosobo pada 6 April mendatang, mulai pukul 06.00 WIB, menjanjikan kemeriahan yang luar biasa.

Kepala Dinas Pariwisata Wonosobo, Agus Wibowo berharap festival ini dapat memberikan dampak positif bagi pariwisata lokal dan mengenalkan tradisi unik Wonosobo ke dunia. 

"Kita sudah mulai dari tanggal 1 April nanti akan berakhir pada 6 April," ujar Agus di lokasi.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Air Bersih dan Sampah Ancam Wisata KLU, Legislator Perindo Desak Pembenahan Tiga Gili

57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

25 Tahun Berdiri, Babel Genjot Pariwisata Jadi Tulang Punggung Ekonomi Baru

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif Jogja Wonosobo yang Cepat, Aman dan Nyaman untuk Liburan atau Mudik

57 tahun lalu

Cara Nonton Live Streaming Timnas Indonesia U-17 Vs Brasil, Main Jam Berapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal