Sirene peringatan dini masih berfungsi namun belum dibunyikan karena Merapi masih dalam status siaga. "Sirine peringatan dini kalau statusnya awas," kata Ngadi.
Meski demikian sirene sudah diuji coba dan menyala. Terdapat satu sirene di Desa Tlogolele namun suaranya mampu menjangkau wilayah Desa Tlogolele.
Sirene dikendalikan dari pos induk yang ada di Balaidesa Tlogolele.Sirene dioperasikan tim siaga desa (TSD) yang berjaga memantau kondisi merapi.
Mengingat Gunung Merapi statusnya telah naik menjadi siaga, setiap hari kini ada petugas yang piket jaga. Jika status Merapi naik menjadi awas dan dan sudah mengkhawatirkan, evakuasi warga dilakukan dan sirene dibunyikan sebagai peringatan dini.
Saat ini, evakuasi baru sebatas untuk masyarakat yang rentan, seperti lansia, ibu hamil, anak anak, balita dan difabel.