Merapi Siaga, Warga Tlogolele Boyolali Tak Berani Tabuh Kentongan

Ary Wahyu Wibowo
Puncak Gunung Merapi terlihat dari Dukuh Stabelan, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Boyolali, Senin (9/11/2020). (Ary Wahyu Wibowo, Sindonews)

BOYOLALI, iNews.id – Warga Dukuh Stabelan, Tlogolele, Kabupaten Boyolali kini mulai ronda malam seiring peningkatan aktivitas Gunung Merapi yang kini berstatus siaga. Meski demikian, warga tidak berani menabuh kentongan sebagai sinyal bahaya karena hal itu merupakan tabu.

Warga Stabelan, Surat mengatakan, warga setiap malam kini melakukan ronda memantau kondisi puncak Merapi. Namun warga setempat tabu mengunakan kentongan sebagai sinyal tanda bahaya.

Menurut Surat, dari kepercayaan turun temurun, membunyikan kentongan saat Merapi bergejolak justru akan mendatangkan mara bahaya yang lebih besar.

"Kalau ada apa-apa kami langsung memberitahu saja yang di dalam rumah dan tetangga sekitar," ucap Surat, Senin (9/11/2020).

Kepala Desa Tlogolele Ngadi mengemukakan, sirene tanda bahaya Merapi sudah dipasangan di desanya dan dalam posisi siaga. Sirene siap dibunyikan jika terjadi erupsi Gunung Merapi. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
11 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 2 Km ke Arah Barat Daya

13 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Km, Warga Diminta Waspada

19 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,7 Km, Warga Diminta Waspada

1 bulan lalu

Terungkap! Ini Alasan Jemaah Haji Lansia Jalan Kaki Boyolali-Semarang demi Nazar

1 bulan lalu

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas 2 Kilometer, Status Siaga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal