Kemudian batang bambu diikat dengan tali nilon 8 mm sebelum proses pemampatan atau pemadatan material untuk fondasi.
“Pekerjaan ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Untuk seksi 1 ini (Jalan Tol Kaligawe (Semarang) – Sayung (Demak) akan kami kejar tahun 2027 akan benar-benar bisa terselesaikan. Insya Allah, mudah-mudahan tidak ada force majeure dan sebagainya,” kata AHY.
Total kebutuhan bambu untuk matras jalan tol ini sebanyak 7.384.798 batang. Bambu didatangkan dengan rincian dari Provinsi Jateng yakni Temanggung 480.000 batang, Magelang 3.405.425 batang, Salatiga 120.000 batang, Blora 1.000.000 batang, Wonosobo 3.513.100 batang, Banjarnegara 611.000 batang, Grobogan 557.000 batang.
Selanjutnya dari Kabupaten Gunungkidul (DIY) 628.000 batang dan dari Provinsi Jawa Barat yakni Kuningan 1.247.240 batang serta Garut 1.641.266 batang.
Total pekerjanya mencapai 3.441 orang. Perinciannya dari Provinsi Jabar 708 orang, Provinsi Jateng 1.501 orang, Provinsi Jatim 488 orang, DKI 6 orang, Banten 340 orang, Kalimantan tengah 155 orang, Kalimantan Barat 243 orang.