Mengintip Produksi Kue Moho, Makanan Khas Imlek selain Kue Keranjang

Ahmad Antoni
Produksi kue moho di Desa Blaru, RT 5 RW 2, Kecamatan Pati Kota. (Dok Humas Pemprov Jateng)

Saat mendekati perayaan Imlek, Muhaji kecipratan berkah. Pesanannya meningkat dibanding hari biasa. Saat biasa, dia hanya membuat sekitar 2.500 kue moho per hari. 

Namun, menjelang Imlek (sebelum pandemi Covid-19), produksinya bisa mencapai 5.000 kue moho, bahkan lebih.Kebutuhan bahan baku tepung juga meningkat, dari yang biasanya 20 kilogram per hari menjadi 30 kilogram per hari.

“Pas Imlek lumayan kenaikannya. Tambah 500-600 saat Imlek. Dua hari lalu pernah diborong Rembang, kelenteng sebanyak 2000 kue. Saya suruh nganter ya sudah harganya Rp1.000 (per kue),” sebutnya.

Biasanya, yang mencari atau yang memborong kue mohonya adalah kalangan Tionghoa. Tidak sedikit dari mereka yang memuji kue buatannya.

“Kok bisa ya orang Jawa membuat kue kesenangannya orang Tionghoa,” ungkapnya menirukan pujian sejumlah warga Tionghoa kepadanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Calon Pengantin Wanita Kabur Jelang Akad di Pati, Ditemukan di Penginapan Bersama Pria Lain

57 tahun lalu

Buntut Pencabulan Santriwati, Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dicabut Kemenag

57 tahun lalu

Ayah Korban Oknum Kiai Cabul di Pati Diintimidasi Ormas, Dipaksa Cabut Laporan

57 tahun lalu

Modus Bejat Kiai Ashari Terkuak, Santriwati Dirayu Hubungan Intim demi Sembuhkan Penyakit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal