Mengintip Pameran Seni Rupa Mata Air Bangsa: Persembahan untuk Gus Dur dan Buya Syafii

Antara
Pimpinan Wihara Mendut Kabupaten Magelang Biksu Sri Pannavaro Mahathera (kanan) menyimak lukisan dalam pameran "Mata Air Bangsa: Persembahan Untuk Gus Dur dan Buya Syafii Maarif" di Museum OHD Kota Magelang. (Antara)

Ia mengemukakan seni bersifat universal sehingga menyatukan manusia dengan berbagai latar belakang.

"Dalam kegiatan seni, semua tergabung, tanpa kotak-kotakan. Karya seni menyatukan umat manusia, membangun peradaban demi keutuhan bangsa dan negara," katanya.

Ia menyebut semangat dan visi Gus Dur serta Buya Syafii terus dihidupi dan semakin berdaya, salah satunya melalui karya seni yang menjadi representasi kehidupan beradab dan penuh persaudaraan.

"Melalui karya seni banyak orang mendapat tuntunan membangun peradaban dan persaudaraan," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penampakan Artefak Kuno Abad 13 Ditemukan di Hutan Tritik Nganjuk

57 tahun lalu

Peringati Hakordia 2025, Kemenag dan KPK Luncurkan Buku Antikorupsi Lintas Agama di Jogja

57 tahun lalu

Gus Dur Resmi Pahlawan Nasional, Keluarga dan Pesantren di Jombang Sujud Syukur

57 tahun lalu

Prihatin Penahanan Aktivis, Sinta Nuriyah: Mereka Anak Bangsa Berjuang untuk Kemanusiaan

57 tahun lalu

DPRD Badung Godok Rancangan Perda Inisiatif Fasilitasi Kekayaan Intelektual

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal