Di Desa Kandri, terdapat Omah Alas yang menampilkan mainan-mainan tradisional yang terbuat dari limbah kayu yang dikreasikan oleh warga sekitar dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di alam.
"Saya membuat mainan tradisional itu dari limbah, ya dari ranting-ranting kayu. Biar mengurangi anak-anak pake gadget," ujar pemuda ramah berambut gondrong ikal itu lagi.
Selain itu, Wakhid juga menceritakan bahwa saat ini sedang mengembangkan area untuk bermain Jemparingan atau panahan tradisional.
Untuk event tahunan, Desa Wisata Kandri memiliki hajatan besar atau tradisi Nyadran yang biasa diadakan setiap Kamis Kliwon pada bulan Jumadil Awal, dengan mengadakan kegiatan bersih-bersih sendang.
Kemudian, masyarakat akan mengambil air suci yang berasal dari Sendang Kidul untuk diarak ke Sendang Gede. Dilanjutkan puncak upacara yang berlangsung meriah dan diiringi juga dengan Tarian Matirta Suci.