Mengenal Upacara Tingkeban, Perayaan Adat Jawa 7 Bulanan Bayi dalam Kandungan

Punta Dewa
Upacara Tingkeban (Foto: PHDI)

Waktu dan Rangkaian Tingkeban 

Tingkeban dilaksanakan saat kehamilan memasuki usia tujuh bulan. Namun, waktu tingkeban tidak bisa dilakukan sembarangan, melainkan harus dicari hari baik menurut ketentuan masyarakat Jawa. 

Adapun rangkaian tingkeban dimulai dengan siraman atau mandi, yang merupakan simbol penyucian jiwa dan raga. Berikutnya adalah memasukkan telur ayam kampung ke dalam kain sarung calon ibu, yang dilakukan oleh suaminya. 

Setelah itu adalah rangkaian upacara brojolan, yaitu memasukkan sepasang kelapa gading muda yang telah digambari Arjuna dan Subadra. 

Kemudian, calon ibu akan mengganti busana dengan kain sebanyak tujuh motif yang berbeda-beda. Upacara ditutup dengan minum jamu sorongan, yang melambangkan agar anak yang dikandung akan mudah saat dilahirkan.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perayaan Idul Adha 1445 H, Keraton Solo Gelar Upacara Adat Grebeg Besar 

57 tahun lalu

Bupati Badung Hadiri Karya Melaspas di Pura Kahyangan Desa dan Puseh Desa Adat Cengkok

57 tahun lalu

Tolak Penghianat Konstitusi, Masyarakat Adat Ritual di Gunung Manglayang Bandung

57 tahun lalu

Ketua DPW Partai Perindo Sulbar: Mendiang Obednego Depparinding Sosok Guru dan Panutan

57 tahun lalu

Upacara Adat Sunda untuk Kelahiran, Tanamkan Edukasi Sejak Dini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal