Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perayaan Idul Adha 1445 H, Keraton Solo Gelar Upacara Adat Grebeg Besar 
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Upacara Tingkeban, Perayaan Adat Jawa 7 Bulanan Bayi dalam Kandungan

Sabtu, 18 Februari 2023 - 07:39:00 WIB
Mengenal Upacara Tingkeban, Perayaan Adat Jawa 7 Bulanan Bayi dalam Kandungan
Upacara Tingkeban (Foto: PHDI)
Advertisement . Scroll to see content

Asal mula tradisi Tingkeban ini konon sudah dilakukan sejak zaman Kerajaan Kediri pada masa diperintah Raja Jayabaya. Dikutip dari sebuah jurnal karya Iswah Adriana berjudul Neloni, Mitoni, atau Tingkeban, waktu itu ada pasangan suami istri. 

Sang istri bernama Niken Satingkeb dan Suami bernama Sadiyo. Dari pasangan itu, lahirlah sembilan orang anak. Tapi semua anak mereka tak berumur panjang.

Oleh karena itu pasangan suami istri itu mengadu kepada raja atas cobaan yang dialami. Sang raja kemudian memberi petunjuk kepada Satingkeb dimana Ia harus mandi dengan air suci pada Hari Rabu dan Sabtu dengan gayung tempurung disertai doa.

Setelah mandi, Ia kemudian mengenakan kain yang bersih. Kemudian dijatuhkannya dua butir kelapa gading melalui jarak perut dan pakaian. Kemudian ketika sudah hamil, ia melilitkan daun tebu wulung pada perutnya dan kemudian daun itu dipotong dengan keris. 

Segala petuah itu harus dijalankan dengan teratur dan cermat. Sejak saat itulah masyarakat Jawa mulai menjalankan tradisi Tingkeban secara turun temurun.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut