2. Gaya Bicara Halus dan Lembut
Bahasa Jawa mengandung tingkat-tingkat atau jenjang yang berkaitan dengan kesopanan dalam berkomunikasi. Ada aturan yang perlu dipatuhi saat seorang anak kecil atau anak muda berkomunikasi dengan orang yang lebih tua.
Selain itu, gaya bicara orang Jawa terbilang halus atau lembut. Hal itu juga berkaitan dengan nada dan intonasinya. Gaya bicara yang halus dan lembut ini biasanya ditemukan di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
3. Pemalu, Sungkan dan Ramah
Ketiga karakter tersebut merupakan kebiasaan serta sifat orang Jawa secara umum yang dikenal oleh banyak orang. Orang Jawa biasanya cenderung punya sifat malu dan sungkan, serta ramah terhadap orang lain.
Namun sifat pemalu yang dimaksud bukan hal yang membatasi orang Jawa untuk berinteraksi sosial. Hal itu bisa mengontrol orang Jawa agar ramah kepada orang lain, namun tidak berlebihan. Ketika orang Jawa bertemu orang baru, biasanya mereka akan tersenyum dan menganggukkan kepala.
4. Menjaga Aturan dan Larangan
Aturan dan larangan di masyarakat Jawa tak hanya berdasarkan fakta dan norma, tetapi bisa juga berupa mitos. Hal itu merupakan aturan tatanan kehidupan bermasyarakat agar selaras, baik vertikal maupun horizontal.