Menabung Belasan Tahun, Penjual Jamu di Sragen Bisa Naik Haji

Joko Piroso
Suparmi, penjual jamu tradisional asal Dukuh Masaran, Desa Jati, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen yang akan naik haji. Foto: iNews TV/Joko Piroso.

Saat itu, Suparmi hidup seorang diri karena semua anak-anaknya sudah berkeluarga. Penghasilan dari jualan jamu, bisa ia sisihkan untuk menabung.

Ibu empat orang anak bersyukur karena menjadi salah satu orang yang diizinkan oleh Allah untuk berangkat ke Tanah Suci.

Selama 13 tahun, ia sudah mulai menabung agar bisa membayar dana haji. Setiap hari, Suparmi menyisikan Rp30.000 untuk tabungan haji sejak tahun 2010.

Suparmi masuk kelompok terbang (kloter) 62 Embarkasi Solo yang akan berangkat Minggu (11/6/2023). Persiapan untuk berangkat sudah dilakukan dengan baik. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Pria 26 Tahun di Sragen Tewas Tertabrak Kereta Api Malioboro Express

57 tahun lalu

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Siswi SD di Sragen, Pelaku Ingin Kuasai Motor dan HP

57 tahun lalu

Pembunuh Siswi SD di Sragen Ditangkap Polisi, Motifnya Apa?

57 tahun lalu

Duduk Perkara Lansia di Sragen Dituduh Minta Tebusan usai Temukan Dompet, Berujung Damai

57 tahun lalu

Viral Lansia di Sragen Diduga Minta Tebusan usai Temukan Dompet, Begini Faktanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal