Sementara berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis, korban diduga bunuh diri dengan cara terjun ke sungai. Akibatnya korban tewas seketika karena mengalami benturan keras di kepala dan patah tulang di kaki. Selain itu, banyak air yang masuk ke saluran pernapasannya.
“Korban terjun bunuh diri sehingga mengalami benturan di kepala. Korban diperkirakan meninggal sudah enam jam,” ujar Dokter Pukesmas Warungpring, Assifa.
Sementara itu, aparat Polres Pemalang masih menyelidiki penyebab kematian korban. Hingga kini, polisi masih meminta keterangan dari saksi-saksi dan keluarga korban.