Marak Pengadaan Seragam Sekolah, Bupati Blora: Tolong Dikembalikan ke Orang Tua Murid

Heri Purnomo
Bupati Blora Arief Rohman melarang pihak sekolah menarik seragam siswa. (iNews/Heri Purnomo)

BLORA, iNews.idBupati Blora Arief Rohman melarang pihak sekolah menarik seragam siswa. Larangan itu merespons banyaknya sekolah menengah pertama (SMP) di Blora yang menarik pengadaan seragam.

Pengadaan seragam oleh pihak sekolah menjadi polemik bagi orang tua/wali murid di sejumlah SMP. Apalagi di tengah pandemi seperti ini,  kesulitan ekonomi yang dialami orang tua menjadikan mereka keberatan.

Bagaimana tidak, biaya seragam sekolah  per siswa mencapai Rp800.000-Rp1 juta  jelas sangat memberatkan para orang tua.

Bupati Arief  mengatakan, pihaknya meminta Kepala Dinas Pendidikan Blora dan KKS untuk mengimbau kepada sekolah agar tidak memberatkan siswa dengan seragam sekolah.

“Sudah kami perintahkan kepada Kepala Dinas Pendidikan juga MKKS, kepala sekolah se-Kabupaten Blora terkait pengadaan seragam sekolah ini tolong untuk dikembalikan ke orang tua/wali murid masing-masing,” kata Arief, Selasa (10/8/2021).

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hanya Dapat 4 Siswa Baru, SDN 2 Tempel Blora Terancam Diregrouping

57 tahun lalu

Kebakaran di Blora, 3 Rumah Kayu Ludes gegara Lupa Matikan Kompor

57 tahun lalu

Demo Jalan Rusak Tak Ditangani, Warga Blora Tanam Pohon Pisang di Jalur Provinsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Indramayu Gempar! Oknum Guru SMP Diduga Cabuli 22 Siswa, Pelaku Jadi Buronan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal