Mal di Jateng Harus Tolak Pengunjung Jika Melebihi Kapasitas

Ahmad Antoni
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengenang sosok maestro campursari Didi Kempit. (Foto: Dok.Humas Pemprov Jateng)

“Customer yang masuk juga bisa menaati aturan sehingga bisnis jalan, kebutuhan masyarakat terpenuhi, orang berbelanja juga tidak rumit, tapi semua mesti sadar diri bahwa kondisinya belum baik 100 persen. Maka kenormalan barunya mesti disiapkan,” katanya.

Vice President Kawan Lama Corporate selaku pengelola mal Queen City, Dasep Suryanto menjelaskan tetap mengutamakan protokol kesehatan. Pengelola telah mengatur jarak aman, periksaan suhu tubuh, kewajiban cuci tangan dan lainnya.

“Jadi tidak ada kekhawatiran masyarakat untuk berbelanja. Karena kami memang komitmen di samping kesehatan, juga ekonomi harus jalan,” ujarnya.

Pihaknya juga memastikan karyawan yang masuk dalam kondisi sehat. Kalau kurang fit maka akan diistirahatkan hingga mereka pulih. Termasuk jumlah mereka diatur agar jangan sampai mereka melebihi kapasitas yang seharusnya.

“Kami jaga 50 persen. Mereka kami siapkan makanan yang sehat, jadi perusahaan kasih makan gratis kepada karyawan, vitamin kami berikan,” ujarnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

5 Tempat Wisata di Karanganyar yang Lagi Hits dan Wajib Dikunjungi

57 tahun lalu

Tanah Bergerak di Jateng, Puluhan Rumah Warga di Banyumas dan Purbalingga Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal