Mbah Bantarbolang oleh masyarakat sekitar diyakini sebagai leluhur, mempunyai dua orang murid yakni Syekh Pandan Jati dan Syekh Palintaran.
"Makamnya selalu ramai diziarahi, terlebih hari Kamis Wage menjelang Jumat Kliwon," kata Slamet, salah satu pengurus makam Syekh Pandan Jati, Kamis (9/3/2023).
Dari ketiga makam tersebut, makam Syekh Pandan Jati yang paling ramai diziarahi karena diyakini sebagai salah seorang tokoh dari Mataram.
Beberapa sumber menyebut, Syekh Pandan Jati merupakan seorang pembesar Kerajaan Mataram yang konon dituduh melakukan korupsi dan dihukum seumur hidup lalu pergi mengasingkan diri ke wilayah barat, tepatnya di kawasan hutan Bantarbolang.
Singkat cerita, kemudian dia bertemu Mbah Bantarbolang dan diizinkan tinggal di rumahnya. Meyakini Syekh Pandan Jati orang yang baik, akhirnya diangkat menjadi muridnya. Bersama murid Mbah Bantarbolang lainnya yaitu Syekh Palintaran, Syekh Pandan Jati digembleng menjadi pribadi yang sangat tangguh secara lahir dan batin.