LKPP Sosialisasi RUU PBJ Publik, Kupas Transformasi Digital dan Pengadaan Barang Jasa

Donald Karouw
Kepala LKPP Hendrar Prihadi saat kegiatan sosialisasi Rancangan Undang Undang Pengadaan Barang/Jasa Publik dan Transformasi Digital Pengadaan melalui Katalog Elektronik di Semarang, Kamis (30/5/2024). (Foto: Ist)

SEMARANG, iNews.id - Transformasi digitalpengadaan barang dan jasa merupakan salah satu fokus utama dari Rancangan Undang-Undang Pengadaan Barang/Jasa (RUU PBJ) Publik. Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan pasar pengadaan yang lebih transparan dan akuntabel sehingga implementasi realisasi anggaran belanja negara semakin efisien.

Untuk itu, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) kembali menggelar Sosialisasi RUU PBJ dan Transformasi Digital Pengadaan melalui Katalog Elektronik pada Kamis (30/5/2024). Berbeda dari giat-giat sebelumnya, sosialisasi kali ini menargetkan kelompok sivitas akademika sebagai peserta.

Hadir memberikan pengantar, Heri Yanto selaku Wakil Rektor II Bidang Perencanaan, Umum, Sumber Daya Manusia dan Keuangan Universitas Negeri Semarang (UNNES). Dia menyampaikan transformasi digital memainkan peran kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan pemanfaatan teknologi, pelayanan publik yang diberikan akan lebih efisien dan mudah diakses masyarakat.

Dalam konteks PBJ, transformasi digital diwujudkan dengan peralihan proses pengadaan dari manual atau semi-manual menjadi digital yaitu melalui katalog elektronik.

Di hadapan lebih dari 300 mahasiswa, Kepala LKPP Hendrar Prihadi atau Hendi memperkenalkan katalog elektronik sebagai bentuk nyata dari transformasi digital pengadaan yang telah disiapkan oleh LKPP.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BRImo Permudah Registrasi Nasabah di 15 Negara, Buka Rekening Jadi Makin Fleksibel

57 tahun lalu

Kembali Catat Prestasi, BRI Jadi Bank Pertama di Indonesia Bersertifikasi ISO/IEC 25000

57 tahun lalu

Polisi Gelar Olah TKP Kecelakaan Maut Mahasiswa UNNES usai Demo

57 tahun lalu

Kritis Sebelum Tewas, Mahasiswa Unnes Sempat Mengigau: Ampun Pak Jangan Pukuli Saya Lagi

57 tahun lalu

Ramai Mahasiswa Unnes Tewas Usai Demo, Polda Jateng Sebut karena Kecelakaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal