Lereng Gunung Slamet, Saksi Dahsyatnya Pertempuran TNI dengan Tentara Belanda di Banyumas

iNews.id
Monumen Prompong dibangun sekitar tahun 1979 untuk mengenang pertempuran yang terjadi di Dusun Prompong antara pasukan RI dengan Belanda. (Foto: iNews.id).

Pesawat pengintai (capung) dan satuan -satuan lapis baja menyerang Dusun Prompong dari arah selatan. Satu kolone menyusuri sungai kecil sebelah timur desa dan kolone lainnya masuk melalui kebun jagung dan jalan desa dengan cara menyelinap tanpa sekalipun mengeluarkan suara tembakan sebelum menyerang. 

Tentara Belanda yang masuk membuka serangan masuk desa, sehingga terjadilah tembak-menembak yang sangat sengit dalam satu desa. Mereka harus menghadapi kondisi dan situasi yang begitu mendadak. Keadaan menjadi kalut dan kacau, karena tembakan datang dari depan dan belakang. 

Terjadilah pertempuran jarak dekat ditengah ladang jagung milik penduduk. Peluru-peluru mortir musuh maupun dari tentara sendiri berjatuhan di tengah-tengah pasukan yang sedang baku tembak.

Namun karena jumlah pasukan dan senjata pasukan pelajar IMAM kalah dari musuh, pasukan IMAM perlahan mundur dengan membawa serta korban. Termasuk pemimpin mereka Mochammad Besar dan Soeparto anggota Kompi Koesworo yang juga berasal dari IMAM serta dua korban dari Hizbullah dan tiga penduduk desa yang ikut gugur.

Dalam pertempuran tersebut, sangat terasa sekali betapa tidak berdayanya pasukan RI yang kalah dalam segi persenjataan dan pengalamann dibanding pasukan Belanda yang sudah terlatih. Usai pertempuran, pasukan RI mulai bergeser dari Prompong ke utara dan sebagian lagi ke arah barat.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
12 hari lalu

Panen Melimpah, Warga Lereng Gunung Slamet di Purbalingga Perang Tomat Busuk

14 hari lalu

Tradisi Seru Perang di Purbalingga, Ribuan Tomat Beterbangan Menyasar ke Segala Arah

27 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Penumpang Libur Sekolah, KAI Daop 5 Purwokerto Tambah 3.000 Kursi 

3 bulan lalu

Cek Kabar Pembatasan Hijab bagi Karyawati, Anggota DPR Datangi Mal di Purwokerto

3 bulan lalu

Balita 3,5 Tahun di Purbalingga Tewas Tersedak saat Makan Jelly, Nenek Korban Histeris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal