Ledakan Rumah Tewaskan 1 Orang di Banyumas, Kapolresta : Tak Terkait dengan Aksi Terorisme

Tim iNews.id
Polisi melakukan olah TKP di lokasi ledakan di sebuah rumah di Grumbul Leler RT 4/1 Desa Randegan, Kecamatan Kebasen, Banyumas. (Ist)

"Untuk korban kita temukan sudah meninggal dunia. Kemudian di samping tempat ledakan tersebut banyak puntung rokok, dugaan sementara korban meracik sambil merokok. Namun akan kita dalami lebih lanjut," katanya seperti dikutip dari iNewsPurwokerto.id

Edy memastikan, peristiwa tersebut tidak terkait dengan aksi terorisme. Pihaknya juga masih mengumpulkan barang bukti terkait ledakan tersebut.

"Untuk sementara tidak ada (kaitan dengan terorisme), karena ini terkait dengan pembuatan petasan, berdasarkan keterangan dari orangtuanya. Namun keterangan tersebut masih kita lakukan pendalaman lebih lanjut," ujar Kapolresta.

Sebelumnya diberitakan, sebuah rumah di Grumbul Leler RT 4/1 Desa Randegan, Kecamatan Kebasen, Banyumas meledak. Ledakan diduga akibat obat mercon atau petasan menyebabkan dua rumah rusak berat dan satu orang warga tewas. Korban meninggal akibat ledakan tersebut diketahui bernama Ahmad Gustomi (28).

Menurut Ketua RT 4 RW 1 Sutopo mengatakan jika dirinya sama sekali tidak mengira jika lokasi ledakan itu berasal dari seberang jalan rumahnya. Namun tak lama setelah itu, warga berdatangan ke sumber ledakan yang merupakan ke rumah milik Sajam.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sindikat Penipuan Pig Butchering di Solo Dibongkar, Raup Rp41,1 Miliar dari 133 Korban

57 tahun lalu

Gegana Sterilisasi Area Ledakan Biak, Temukan Granat Nanas dan Proyektil

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Penyebab Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak Papua, Ini Kata Kapolres

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal