Ledakan Petasan Tewaskan 4 Warga Kebumen, Polisi Buru Penjual Bahan Peledak ke Pati

Ahmad Antoni
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi meninjau TKP ledakan petasan yang menyebabkan empat orang tewas dan empat lainnya luka-luka di Desa Ngabean Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen. (Foto: Istimewa)

"Penyidik kami sudah berangkat ke sana untuk minta keterangan. Nanti akan kami gambarkan secara utuh perkembangan selanjutnya," katanya.

Di TKP, polisi menemukan hampir 400 selongsong. Namun karena keempat pelaku tewas, polisi kesulitasn untuk mendapatkan keterangan.

"Karena pelaku atau korbannya meninggal semua, jadi kami tidak tahu itu mau dijual atau mau ke mana," katanya.

Polres Kebumem sebelumnya telah mengamankan hampir 4 kwintal bahan mercon. Seluruh jajaran Polda Jateng telah memusnahkan 72.000 pieces bahan mercon. Hal ini menandakan masyarakat belum memiliki kesadaran bahaya petasan bisa mengancam jiwa.

Atas kejadian ini, Kapolda Jateng mengimbau pada seluruh warga Jawa Tengah untuk tidak main-main dengan petasan sebab bisa menimbulkan kerugian yang tak sedikit bahkan bisa mengancam jiwa.

"Ini akan kami kembangkan terus untuk jadi pembelajaran bahwa barang siapa yang menyimpan dan menguasai terkait bahan mercon/khandaq akan dikenai sanksi pidana UU Darurat No.12 Tahun 1951," kata Kapolda.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gegana Sterilisasi Area Ledakan Biak, Temukan Granat Nanas dan Proyektil

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Penyebab Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak Papua, Ini Kata Kapolres

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

Bukan Gas Beracun, PT MCCI Cilegon Ungkap Sumber Ledakan yang Bikin Warga Panik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal