Ledakan Petasan Tewaskan 4 Warga Kebumen, Polisi Buru Penjual Bahan Peledak ke Pati

Ahmad Antoni
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi meninjau TKP ledakan petasan yang menyebabkan empat orang tewas dan empat lainnya luka-luka di Desa Ngabean Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen. (Foto: Istimewa)

KEBUMEN, iNews.id - Polda Jawa Tengah (Jateng) masih terus mendalami sumber bahan peledak petasan yang menyebabkan ledakan dan menewaskan empat warga di Desa Ngabean Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen. Sampai saat ini, polisi sudah memeriksa 16 orang saksi dan memburu pelaku yang menjual bahan peledak.

Kapolda Jateng  Irjen Pol Ahmad Luthfi menjelaskan, dari hasil penyidikan tim Inafis Labfor dipastikan bahwa ledakan yang menewaskan empat orang dan empat lainnya luka-luka tersebut berasal dari bahan-bahan mercon/petasan.

"Dari TKP kami melakukan pengembangan.Kami sudah periksa hampir 16 orang, termasuk kami telusuri dari mana bahan mercon itu berasal," kata Kapolda Jateng saat konferensi pers terkait ledakan petasan yang terjadi di Desa Ngabean Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jumat (14/5/2021).

Kapolda mengatakan, kasus ini juga masih terus didalami petugas.  Polisi saat ini mencari dari mana sumber bahan peledak tersebut didapatkan oleh para pelaku.

Dari hasil pemeriksaan terhadap seorang pelaku yang saat ini juga masih dirawat di rumah sakit diperoleh keterangan bahwa para pelaku mendapatkan bahan mercon tersebut dari Pati dan dipesan secara online. Polisi tengah memburu pelaku yang menjual bahan peledak itu.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gegana Sterilisasi Area Ledakan Biak, Temukan Granat Nanas dan Proyektil

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Penyebab Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak Papua, Ini Kata Kapolres

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

Bukan Gas Beracun, PT MCCI Cilegon Ungkap Sumber Ledakan yang Bikin Warga Panik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal