Sub Koordinator Operasi dan Pemeliharaan DrainaseDinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Mochamad Hisam Ashari mengatakan solusi ini sejalan dengan agenda kami.
“Saat ini kami berusaha mengembalikan fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH), membangun embung penampungan dan kolam retensi, serta terus mencari cara agar genangan air akibat hujan maupun limpasan dapat surut lebih cepat,” ujarnya.
Kepala Laboratorium Geografi dan Sekretaris Pusat Studi Bencana Universitas Negeri Semarang (Unnes), Ananto Aji menyambut baik solusi instalasi dan edukasi.
"Dari segi sosial ekonomi, masyarakat bisa mengambil langkah pencegahan banjir serta terhindar dari kerugian akibat banjir. Dari segi lingkungan, cadangan air bersih meningkat dan penurunan tanah bisa dicegah karena limpasan air yang dialirkan ke dalam tanah," katanya.