Kuota Pupuk Subsidi Terbatas, Guru Besar UNS Sarankan Petani Pakai Pupuk Organik

Ahmad Antoni
Petani saat melakukan penyiraman di sawah. Petani disarankan pakai pupuk organik di tengah terbatasnya pupuk subsidi.(Foto: Istimewa)

SEMARANG, iNews.id – Ketersediaan pupuk nonsubsidi dirasa masih sangat mahal di tengah terbatasnya pupuk subsidi. Pasalnya, pupuk menjadi kebutuhan sangat krusial bagi petani. 

Guna mengatasi permasalahan tersebut, Guru Besar bidang kesuburan tanah Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Prof Dr Ir Suntoro Wongso Atmojo menyarankan petani untuk mulai menggunakan pupuk organik

"Kalau subsidi terbatas, kita ganti dengan pupuk organik. Pupuk dari sekitar kita, misalnya jerami dimasukkan ke dalam lahan. Itu tidak hanya NPK, tapi 16 unsur hara bisa tercukupi," kata Prof. Suntoro, Senin (9/8/2021).

Dia menyebutkan, ada 3 cara penggunaan pupuk organik ini. Pertama, jerami digunakan pakan ternak kemudian kotoran ternak dibawa ke lahan. Kedua, jerami dikomposkan biar matang, kemudian langsung digunakan di lapangan. 

Dan ketiga, jerami langsung ditumpuk dan diberi bakteri untuk cepat matang, atau langsung dibajak tercampur. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Oknum Guru Besar Unpad Diduga Lecehkan Mahasiswa Asing, Ini Respons Rektor

57 tahun lalu

Mafia Pupuk Rugikan Negara Rp4,3 Miliar Dibongkar Polisi, 3 Tersangka Ditangkap

57 tahun lalu

Guru Besar UIN Palopo Dilaporkan ke Polisi, Diduga Lecehkan Mahasiswi

57 tahun lalu

Pesan Zainal Arifin Mochtar ke Pelaku Teror: Jangan Jualan Polisi untuk Nakutin Orang

57 tahun lalu

Terungkap! Peneror Guru Besar UGM Zainal Arifin Mochtar Mengaku Polisi, Ini Ancamannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal