Kota Semarang KLB Difteri, Dinkes Minta Warga Tak Sepelekan Flu-Batuk

Kristadi
Petugas poliklinik di Kota Semarang melayani warga yang akan memeriksakan kesehatan. Dinkes Semarang mengimbau warga untuk tidak menyepelekan penyakit flu dan batuk menyusul kasus difteri. (Foto: iNews.id/Kristadi)

“SOP yang dimaksud, kata Widoyono, adalah jika ditemukan kasus, selain melakukan isolasi kepada pasien, petugas kesehatan secara cepat harus memberi obat pencegahan penularan kepada siapa-siapa saja yang melakukan kontak dengan pasien,” kata dokter Widoyono.

Widyono juga meminta kepada masyarakat untuk tidak menganggap remeh jika terserang flu, demam, dan batuk. Jika mengalami hal itu, kata dia, masyarakat harus segera melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan terdekat untuk memastikan wabah difteri atau bukan.

“Penyakit dengan gejala adanya gangguan tenggorokan, batuk, pilek dan sesak napas ini secepatnya harus dilakukan penanganan secara cepat dan khusus,” tandasnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Anak asal Subang Idap Difteri, 1 Orang Koma di RSHS Bandung

57 tahun lalu

Pasien Suspek Difteri di RSUD dr Slamet Garut Tinggal 2, Wabah Mereda

57 tahun lalu

Belasan Ribu Anak di Pangatikan Garut Jadi Target Vaksinasi Difteri

57 tahun lalu

3 Anak asal Pangatikan Idap Difteri Dilarikan ke RSUD Garut, Begini Kondisinya saat Ini

57 tahun lalu

Tambah 12, Pasien Sembuh dari Covid-19 di Semarang Jadi 39 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal