Komnas HAM: Ada Pengabaian Hak Warga Menolak atau Menerima Penambangan

muhammad farhan
Tanpa dikawal polisi, Gubernur Ganjar Pranowo kembali mendatangi Desa Wadas dan berdialog dengan warga. (IST)

JAKARTA, iNews.id  - Komnas HAM mendesak Gubernur JatengGanjar Pranowo mengevaluasi kembali pendekatan saat pengukuran lahan di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Komnas HAM menilai ada tindakan pengabaian hak warga untuk menolak atau menerima penambanganbatuan andesit.

Peristiwa yang terjadi pada 8 Februari 2022 itu mengakibatkan terbelahnya masyarakat, antara yang pro dan kontra sehingga berujung konflik. Komnas HAM meminta Gubernur Ganjar untuk segera menjamin perlindungan bagi warga Wadas saat penambangan. 

"Memastikan adanya perlindungan bagi warga terdampak pembangunan Bendungan Bener dan menghindari penggunaan cara-cara penggusuran, pengusiran, dan pendekatan keamanan dalam penyelesaian masalah di Wadas," kata Komnas HAM dalam keterangannya, Jumat (25/2/2022). 

Permintaan Komnas HAM kepada Ganjar berdasarkan investigasi mendalam segala pihak yang terlibat dalam kasus Wadas. Dalam temuannya, Komnas HAM mengungkap kurangnya sosialiasasi pembangunan Bendungan Bener dari pemerintah daerah kepada warga. 

"Komnas HAM menyimpulkan minimnya sosialiasi informasi akurat dari Pemerintah dan Pemrakarsa pembangunan Bendungan Bener tentang rencana proyek, dampak dan tidak adanya partisipasi menyeluruh masyarakat menjadi pemicu ketegangan antar warga maupun warga dengan pemerintah," ujarnya. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Dangkal Berpusat di Darat Getarkan Purworejo, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

Detik-Detik Kobaran Api di Parkiran PT Arami Jaya Purworejo, Berawal Asap di Lantai Atas

57 tahun lalu

Kebakaran Hebat Area Parkir PT Arami Jaya di Purworejo, Ratusan Motor Karyawan Hangus

57 tahun lalu

Kronologi Tabrakan Maut di Purworejo, Ambulans Oleng Hantam Truk hingga Ringsek

57 tahun lalu

Ambulans GP Ansor Ringsek Tabrakan dengan Truk di Purworejo, 1 Orang Tewas 2 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal