Dia mengatakan, penundaan ibadah haji membawa berkah tersendiri. Karena calon jemaah haji berkesempatan menunaikan kurban di daerah masing-masing. “Yang tadinya nggak kurban, jadi kurban. Jadi ada positif negatifnya,” ujarnya.
Terkait penjualan, kata dia, tak menemui masalah yang berarti namun lebih pada persoalan distribusi. Jadi untuk pengiriman sapi ke daerah tetap harus memenuhi prosedur yang telah ditetapkan pemerintah.
“Pertama, sopir sama pengawal itu wajib bebas Covid-19. Jadi kita harus rapid test atau dan lain sebagainya. Jadi benar-benar harus sehat semua. Alhamdulillah saat ini sudah lebih 100 ekor sapi yang dipesan,” katanya.