Dia membangun sebuah bangunan yang menutupi bagian atas sebuah bukit yang telah dibentuk menjadi serangkaian teras. Lantai dan dinding penahannya ditutup dengan batu.
Ditulis Vlekke dalam bukunya, puncak bukit tersebut sengaja diratakan dan dengan demikian dibuat terlihat seperti atap rata sebuah bangunan besar.
Di pusat atap ini berdiri sebuah stupa yang berisi, atau dikira berisi satu patung Buddha. Di sekeliling stupa inti ini ada banyak stupa batu kecil berhias yang ada di dalamnya berisi patung-patung Dhyani-Buddha. Dinding-dinding teras tertutup dengan pahatan.
Bangunannya yang begitu besar, membuat konstruksinya diperkirakan menghabiskan waktu pembuatan paling tidak 10 tahun. Di bangunan candi juga terdapat relief ukiran-ukiran yang sangat jelas mengikuti model tertentu yang dibawa dari India.
Setiap set relief itu menggambarkan cerita yang berkaitan dengan tradisi Buddha, dan sumber-sumber literer,yang juga datang dari India. Tak kurang dari 400 patung dan 1.400 pahatan relief menghiasi dinding-dinding teras.