Kisah Raja Namrud yang Diazab Allah dengan Seekor Nyamuk Selama 400 Tahun

Kastolani Marzuki
Kisah raja Namrud yang binasa akibat diazab oleh Allah dengan seekor nyamuk yang bersarang di kepalanya selama 400 tahun. (Foto: ilustrasi/ist)

"Tuhanku ialah Yang menghidupkan dan Yang mematikan". (Al-Baqarah: 258)

Dengan kata lain, sesungguhnya bukti yang menunjukkan keberadaan Tuhan ialah adanya semua yang wujud di alam ini, padahal sebelumnya tentu tidak ada, lalu menjadi tidak ada sesudah adanya. Hal tersebut menunjukkan adanya Pencipta yang berbuat atas kehendak-Nya sendiri dengan pasti.

Mengingat segala sesuatu yang kita saksikan ini tidak ada dengan sendirinya, maka pasti ada pelaku yang menciptakannya. Dia adalah Tuhan yang aku serukan kepada kalian agar menyembah-Nya semata dan tidak ada sekutu bagi-Nya.

Setelah itu orang yang mendebat Ibrahim yaitu Raja Namrud mengatakan, yang perkataannya disitir oleh firman-Nya:

"Saya dapat menghidupkan dan mematikan. (Al-Baqarah: 258)

Qatadah, Muhammad ibnu Ishaq, As-Saddi serta lain-lainnya yang bukan hanya seorang mengatakan bahwa untuk membuktikan ucapannya itu raja tersebut mendatangkan dua orang lelaki yang keduanya dikenai sanksi hukuman mati.

Lalu si Raja Namrud membunuh salah seorangnya dan memaafkan yang lainnya hingga selamat, tidak dikenai hukuman mati. Demikianlah makna menghidupkan dan mematikan menurut Namrud.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

162 Orang di Bangka Barat Terjangkit DBD, Paling Banyak Kecamatan Mentok

57 tahun lalu

60.000 Telur Nyamuk Wolbachia Dikembangbiakkan di Ujungberung Bandung untuk Tekan Kasus DBD

57 tahun lalu

Keren, Siswa Madrasah di Banjarnegara Ciptakan Robot Pembasmi Nyamuk dari Barang Bekas

57 tahun lalu

Permukiman Terganggu Nyamuk, Warga Bandengan Kendal Minta Bantuan Fogging Partai Perindo

57 tahun lalu

Bupati Sumenep Siapkan Rp100.000 bagi Pengunjung Gili Iyang yang Digigit Nyamuk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal