Kisah Pawang Ular di Purworejo Racik Darah dan Sumsum Kobra jadi Jamu, Berani Coba?

Puji Hartono
Pawang ular kobra Slamet meracik darah dan sumsum ular berbisa tersebut menjadi jamu tradisional. (Foto: iNews)

Meski kerap digigit ular cobra, Slamet tetap selamat. Menurutnya, kunci bertahan hidup adalah tidak panik dan menyayangi hewan. Ia hanya memotong ular yang sudah tua atau tidak lagi produktif, sehingga stok bahan baku selalu terjaga.

Selain menjual jamu, Slamet aktif memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara menghadapi ular dengan aman. Harapannya sederhana membantu orang yang sakit untuk sembuh sekaligus melestarikan tradisi ramuan herbal yang ia yakini khasiatnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh Jamu Mengandung Alkohol di Rute Mudik, LPPOM Imbau Masyarakat Waspada!

57 tahun lalu

Jajal Daging Kobra hingga Labi-Labi, Farel Tarek Berburu Kuliner Ekstrem di Jakarta

57 tahun lalu

Heboh IShowSpeed Minum Jamu Beras Kencur saat ke Yogyakarta, Ternyata Ini Manfaatnya

57 tahun lalu

Gempa Dangkal Berpusat di Darat Getarkan Purworejo, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

Detik-Detik Kobaran Api di Parkiran PT Arami Jaya Purworejo, Berawal Asap di Lantai Atas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal