Bergelar Karramallahu Wajhah
Sayidina Ali digelari atau didoakan dengan karromallahu wajhah karena dua alasan:
1. Wajahnya tidak pernah bersujud kepada selain Allah SWT sejak sebelum memeluk Islam
2. Mata Sayidina Ali tidak pernah melihat kemaluan sendiri, lebih-lebih milik orang lain. Walupun beliau istinja', beliau berusaha memalingkan wajahnya untuk tidak sampai melihat kemaluannya.
Sebagaimana diketahui, Radiyallahu 'anhu itu do'a untuk semua sahabat Nabi. Karamallahu wajhah itu do'a khusus untuk sayyidina Ali karena beliau belum pernah lihat kelamin beliau sendiri. Sahabat lain, juga memiliki kekhususan tersendiri, Abu bakar memiliki gelar Assidiq, Umar ibn Khattab memiliki gelar Al -Faruq, sedangkan sayyidina Usman memiki gelar Dzunnurain.
Dijelaskan dalam Hasyiyah Bujairomiy bahwa gelar atau doa "Karramallaahu Wajhah" disematkan pada sayyidina Ali, karena sama sekali belum pernah bersujud pada berhala, bersamaan Islamnya saat masih kecil.
Wallahu A'lam Bishawab.
(Sumber: al-Bidayah wa an-Nihayah, kisahmuslim, pustaka ilmu sunni-salafiyah)