“Habis Isya kita mulai. Kalau pesanan banyak, bisa sampai jam 10 atau bahkan jam 12 malam. Ada 10 an orang yang terlibat dalam kegiatan ini, “ ujar Andi.
Dia berharap produk keripik lele dari Rumbutmalang, Desa Dresi Kulon–Kaliori ini kelak akan semakin tumbuh berkembang menjadi oleh-oleh khas Rembang. Tujuannya, selain untuk menggairahkan lagi peternak lele, juga dapat memberdayakan potensi ekonomi dan pekerja lokal.
“Saya sudah komitmen untuk membeli lele dari peternak Rp2.000 per kg. Saya paham bagaimana perjuangan peternak lele, jadi insyaallah harga segitu lumayan, “ ujarnya.