Derita itu semakin bertambah lantaran Ratna tak bisa berobat ke rumah sakit karena kondisi di Jakarta saat ini masih diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Apalagi ruang anak di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, sekarang beralih fungsi menjadi ruang isolasi pasien anak yang terpapar Covid-19.
Dia terpaksa meminta bantuan rekannya yang berprofesi sebagai perawat untuk rutin mengganti perban.
“Biasanya dikasih madu dulu, kemudian baru diperban,” kata ibunda Ratna, Sri Rahayu (34) melalui pesan WhatsApp, Minggu (4/10/2020).
Dia menuturkan, ketika kulit berkeringat dan memicu rasa gatal, saat itulah Ratna mulai kesakitan. Untuk tidur pun susah. Tak heran, bocah ini setiap saat selalu berdekatan dengan kipas angin, sekadar mengurangi rasa sakit.
“Dik Ratna belum sekolah, karena kondisi kesehatannya seperti itu. Tapi hasrat ingin bersekolah sangat tinggi, ia sering tanya sama saya kapan disekolahkan,” katanya.