Kisah Alumni UNS Jadi CEO Kebab Turki Baba Rafi, Awalnya Bekerja Jadi Sopir

Ary Wahyu Wibowo
CEO Kebab Turki Baba Rafi, Eko Pujianto yang merupakan alumnus UNS Solo. Foto: Ist.

Setelah bisnisnya IPO, dirinya sangat luar biasa bangga. Sebab end level dari sebuah perusahaan adalah yang terbuka. Dengan adanya IPO, tim dan manajemen perusahaan diharapkan semakin terkelola dengan baik, rapi, dan profesional.

Dengan begitu dapat menciptakan kepercayaan di masyarakat. Selain itu dengan IPO juga mendapatkan akses pemodalan. Setelah IPO, secara perusahaan dan brand bisa lebih percaya diri, dan lebih dikenal. 

Serta tak ketinggalan, dapat men-trigger UMKM lain untuk melantai pula di pasar modal Indonesia. Yang perlu diingat untuk IPO tak perlu menunggu bisnis besar terlebih dahulu. Tapi jadilah besar dengan IPO. 

 “Ketika ingin memulai bisnis di Food and Beverages (F&B), kita akan menghadapi dengan kerigidan dan kerumitan yang luar biasa tapi ini terpola. Maka harus kita kontrol betul dan jangan sampai lengah,” ucapnya

Misalnya memastikan apakah stok yang ada sinkron dengan penjualan. Karena dalam bisnis ini uang tak hanya dalam bentuk fisik saja. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prihatin Situasi Politik saat Ini, UNS Ingatkan DPR dan Pemerintah Miliki Kepekaan Sosial

57 tahun lalu

Guru Besar Fakultas Hukum UNS Kaget Ditunjuk Jadi Mediator Gugatan Ijazah Jokowi

57 tahun lalu

UNS-Kota Solo Didapuk jadi Tuan Rumah 16th EASTS Conference 2025

57 tahun lalu

Sosok Prof Pranoto, Guru Besar UNS Penemu Adsorben Lempung Ajaib Alofan

57 tahun lalu

Brutal, Kiper Injak Leher Pemain Lawan di Turnamen Futsal Kampus UNS Solo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal