KH Maimoen Zubair Wafat, Cuaca Makkah Teduh Berawan

Antara
Cuaca di Kota Makkah, Arab Saudi teduh dan berawan saat KH Maimoen Zubair wafat. (Foto: istimewa)

Bahkan pernah mencapai di atas 50 derajat Celcius pada beberapa pekan lalu.

Saat KH Maimoen Zubair yang akrab disapa Mbah Moen dimakamkan, ribuan orang yang sebagian besar adalah jamaah dari Indonesia yang sedang dalam rangkaian ibadah haji turut serta memadati Pemakaman Ma’la, Makkah.

Mereka rela berdesakan dan berangkat secara swadaya ketika bus-bus shalawat yang biasanya melayani angkutan jamaah berhenti beroperasi untuk persiapan masyair.

Sebagian dari mereka juga mengikuti perjalanan dari mulai jenazah Mbah Moen diberangkatkan dari RS Al Noor menuju tempat dimandikannya di Masjid Muhajirin Khalidiyah kemudian disemayamkan hingga pukul 10.30 waktu Makkah di Kantor Urusan Haji Indonesia di Syisyah.

Mereka mengikuti jenazah ulama karismatik asal Rembang, Jateng hingga ke Masjidil Haram untuk disalatkan baru kemudian setelah zuhur diberangkatkan ke Ma’la.

Jenazah Mbah Moen tiba di Ma’la setelah waktu salat zuhur sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Ketika sampai di dekat liang lahat, jamaah yang belum sempat melakukan salat jenazah dipersilakan untuk menyalati Mbah Moen.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Karomah Mbah Bolong, Buat Lubang di Masjid Sunan Ampel Tembus Kakbah

57 tahun lalu

16 Doa Umroh Mabrur Lengkap Arab dan Latin

57 tahun lalu

Keistimewaan Sultan Agung, Bisa Pergi Secepat Kilat Sujud di Makkah Setiap Jumat

57 tahun lalu

Cerita Warga Subang 20 Tahun Tinggal di Arab Saudi, Penting Disimak bagi Kaum Perempuan

57 tahun lalu

36 Jemaah Haji asal Jateng-DIY Wafat di Tanah Suci Makkah, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal