Kelak Mazhab Umar yang sering bertumpu pada ra’yu mempengaruhi pandangan para ulama di Kufah (Iraq), termasuk Imam Abu Hanifah. Jadi, menggunakan ra’yu bukanlah sesuatu yang tercela. Bahkan Rasul sendiri yang mengajarkannya.
Kedudukan Umar di sisi Rasul memang istimewa. Dalam riwayat Bukhari-Muslim diceritakan mimpi Rasul sebagai berikut:
“Ketika tidur, aku bermimpi bahwasanya aku diberi segelas susu. Setelah itu, aku pun langsung meminum sebagian susu tersebut, hingga aku merasakan kesegaran sampai ke ujung kuku. Kemudian aku berikan sisa susu tersebut kepada Umar bin Khattab” Para sahabat bertanya, “Ya Rasul, apa arti mimpi tersebut?” Rasulullah menjawab, “ilmu”.
Begitulah kedalaman ilmu Umar bin Khattab yang diwarisi dari Rasulullah. Semoga di bulan suci ini ada diantara kita yang mimpi bertemu Rasulullah SAW dan Sayyidina Umar serta minum susu bersama.
Wallahu A’lam