Keren, Sekolah Olahraga di Pati Ini Bangun 7 Lapangan Bola Sejajar Pertama di Indonesia

Ahmad Antoni
Sejumlah pengurus dan para siswa Safin Pati Sports School (SPSS) berfoto bersama usai menerima penghargaan Leprid. (Ist)

“Dengan dibangunnya musala dan gereja di asrama para pemain diharapkan dapat mendukung kualitas iman dan takwa serta pola pikirnya juga akan terbentuk dengan baik. Sehingga hasil akhir melahirkan pemain bola yang unggul lahir batin,” katanya.

Sementara, Pembina Yayasan Bina Bangsa, Saiful Arifin menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan Leprid. “Dari awal, pembangunan fasilitas yang ada di Safin Pati Sports School ini adalah dalam rangka mendukung Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Persepakbolaan Nasional,” katanya.

Menurutnya, pembangunan fasilitas kompleks training ground memiliki dua lapangan rumput sintetis, empat lapangan rumput alam dan satu lapangan pasir pantai.

Selain itu, kompleks lapangan dengan jumlah lapangan terbanyak di Indonesia yang berjajar sebanyak 7 lapangan itu juga dilengkapi dengan fasilitas gym center, gedung asrama, sekolah hingga beragam fasilitas lainnya seperti masjid dan gereja, lab komputer, perpustakaan, cafetaria hingga taman sekolah yang asri.

“Sejak awal, Safin Pati Sports School yang awal berdiri 10 November 2019 lalu dengan nama Safin Pati Footbal Academy punya impian untuk dapat menciptakan bibit pemain profesional yang dapat bermain di Timnas Indonesia juga tim-tim di liga profesional. Dan ini juga secara otomatis dapat lebih memperkenalkan Kabupaten Pati lewat sepak bola. Dari Desa untuk Indonesia atau bahkan dunia,” ujarnya.

Siswa binaan SPSS kini bertebaran di tim-tim Liga 3, Liga 2 hingga Liga 1 bahkan Timnas Indonesia. Seperti  Husna Al Malik dari Juwana, Pati yang dipanggil pelatnas Timnas Indonesia yang tengah bersiap ke SEA Games 2023 di Kamboja.

Kemudian ada Rizka Dwi Juniar asal Jakenan, Pati yang menjalani pelatnas timnas wanita Indonesia U-20 untuk kualifikasi Piala Asia Wanita U-20 di Vietnam.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
4 hari lalu

Viral Penjual Lontong Sayur di Pati Ditagih Pajak Rp840.000, Begini Respons Pemkab

1 bulan lalu

Pemuda di Pati Nekat Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Merantau

1 bulan lalu

Kronologi Rumah 2 Lantai di Pati Dirobohkan, Berawal dari Sengketa Harta Gono-Gini

1 bulan lalu

Pati Geger! Rumah 2 Lantai Dirobohkan gegara Sengketa Gono-Gini

2 bulan lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal