Kenapa Surakarta Disebut Solo? Ini Penjelasan dan Sejarahnya

Tim iNews.id
Suasana Keraton Kasunanan Surakarta beberapa waktu lalu. (Dok iNews/Ahmad Antoni)

Nama resmi kota ini sejak dulu memang Surakarta. Namun sebutan familiarnya Solo. Padahal Solo merupakan nama sebuah wilayah di Surakarta yaitu Desa Sala, kawasan berdirinya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat atau Keraton Solo.

Kata Solo sebenarnya diambil dari nama sebuah tanaman yang sejak dahulu dipercaya banyak tumbuh subur memenuhi wilayah ini yaitu Sala. Hal ini juga didukung oleh hasil penelitian mendalam terhadap satu buah pohon di halaman Keraton Surakarta.

Tetapi, penyebutannya Solo muncul sejak para kolonial Eropa memasuki daerah ini. Pengucapan kata Solo untuk menyebut Sala berlanjut terus-menerus hingga sekarang.

Sementara menurut penjelasan buku berjudul Kenangan Emas 50 Tahun Surakarta, nama Surakarta muncul di Desa Sala berawal dari peristiwa Bedhal Keraton, yaitu perpindahan Keraton Kartasura yang dirusak oleh pemberontak Cina.

Masuknya Keraton Surakarta di Desa Sala terjadi pada 17 Februari 1745 yang juga menjadi lahirnya Kota Sala sebagai pusat Kerajaan Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang baru.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cerita Jokowi Sering Yoga Biar Badan Segar usai Joging di Stadion Manahan

57 tahun lalu

Momen Wapres Gibran Tinjau Langsung Keberangkatan Jemaah Haji di Bandara Juanda

57 tahun lalu

Wapres Gibran Kunjungi Papua, Tinjau Infrastruktur di Nabire hingga Timika

57 tahun lalu

Gugatan CLS Ijazah Jokowi Ditolak PN Solo, 2 Alumni UGM Siapkan Banding

57 tahun lalu

2 Kubu Keraton Solo Gelar Halalbihalal Terpisah di Waktu Bersamaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal