Gubuk ini hanya cukup untuk mereka berdua saja. Itu pun harus diisi dengan beberapa pakaian serta bungkusan kain dalam kantong plastik. Sedangkan untuk alas mereka memanfaatkan kain spanduk. Mbah Sastro hanya mengandalkan hasil memancing ikan pelus di sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
Mbah Sastro rupanya tidak memiliki anak sehingga hanya berdua dengan sang istri. Dia pun sudah lima tahun tinggal di gubuk plastik tersebut.
"Iya, sudah lima tahun di sini. Saya enggak punya anak," ucapnya.
Keberadaan Mbah Sastro dan Sugiani ini pertama kali diketahui salah seorang warga sekitar yang berprofesi sebagai aparat kepolisian. Saat itu, Aiptu Joko Hari Nugroho sedang berkeliling wilayah dan melihat Mbah Sastro.
"Karena area ini masuk wilayah saya, kebetulan saya pas keliling menemukan Mbah Sastro ini. Ketemu saya tanya-tanya," ucap Joko.