"Kecelakaan tunggal, korban jiwa satu orang yakni sopir truk. Truk ini melaju dari arah Salatiga menuju Magelang melalui Pakis," ujarnya, Jumat (27/2/2026).
Dia menjelaskan dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah sopir tidak menguasai jalan.
"Diduga yang bersangkutan tidak menguasai jalan karena kondisi jalan berliku-liku. Di TKP juga tidak ada tanda pengeremenan," katanya.
Saksi sekaligus pemilik rumah yang tertabrak, Ngadiyono, mengatakan dia mendengar suara benturan keras usai salat subuh. Saat dicek, rumahnya sudah dalam kondisi rusak akibat ditabrak truk.
"Saya dengar suara duar keras, saya kira gempa ternyata kejadian ini," katanya.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah sopir langsung dibawa ke RS Tidar Kota Magelang. Sementara itu, kasus kecelakaan truk tronton yang menabrak tiga rumah di Magelang ini masih dalam penyelidikan Satlantas Polresta Magelang.