Dia mengatakan, dengan disebarnya ciri-ciri pelaku serta sepeda motor yang digunakan oleh pelaku diharapkan masyarakat dapat mengenali dan menginfokan ke tim gabungan dari TNI nomor telepon 082242746179.
Sementara itu, tim gabungan TNI-Polri masih terus melakukan pengembangan penyelidikan kasus penembakan istri anggota TNI. Tim gabungan kembali melakukan analisis rekaman CCTV.
Tim gabungan juga telah menyusun jadwal piket guna menjaga keamanan korban di rumah sakit serta keluarga dipindah sementara ke asrama Arhanud Semarang.
Ciri-ciri empat pelaku penembakan terhadap Rw (34), istri anggota TNI Yon Arhanud 15/DBY disebar ke masyarakat melalui kamera pengawas yang berhasil mendeteksi pelaku serta sepeda motor yang digunakan.
Dalam paparan yang dilakukan Kapolrestabes Semarang bersama Dandim 0733 Semarang, tim gabungan menduga empat pelaku itu diduga sudah mendapatkan pesanan untuk membunuh korban dengan menggunakan senjata api.